Pemda Raja Ampat Serahkan Dana Hibah Rp. 10 Miliar Untuk Sidang Sinode 2017

18:03:06, - 06 Februari 2017 - Berita Pemerintah - - By : Petrus Rabu

Pemda Raja Ampat Serahkan Dana Hibah Rp. 10 Miliar Untuk Sidang Sinode 2017

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menyerahan Dana Hibah sebesar Rp. 10 Miliar untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Sidang Sinode ke-17 Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua Tahun 2017 yang dilaksanakan di Jemaat Alfa Omega Waisai-Kabupaten Raja Ampat 11-17 Maret 2017.

Penyerahan dana hibah yang berlangsung di Aula Bupati Raja Ampat, Senin 06 Pebruari 2017 diserahkan oleh Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE dan diterima Ketua Badan Pekerja Am Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Albert Yoku, S.Th.

Abdul Faris Umlati, SE dalam sambutannya mengatakan pemerintah dan masyarakat Raja Ampat sangat mendukung sepenuhnya pelaksanaan Sidang Sinode ke-17 GKI di Tanah Papua. Sebagai tuan rumah, kata Faris, sapaan Aldul Faris Umlati, SE, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat di Raja Ampat akan memberikan dukungan baik berupa finansial maupun mendukung penyelesaian pembangunan gedung gereja baru Jemaat Alfa Omega Waisai yang nantinya dipakai sebagai tempat pelaksanaan sidang sinode.

Sekedar diketahui pelaksanaan Sidang Sinode ke-17 GKI di Tanah Papua Tahun 2017 akan dihadiri utusan Klasis GKI se Tanah Papua dan Papua Barat. Selain itu juga akan di hadiri oleh utusan dari luar Negeri.

“Saat ini sudah banyak mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan sidang sinode di Waisai Kabupaten Raja Ampat. Waisai ini bagaikan gadis yang menarik minat setiap orang untuk datang. Diluar peserta resmi, setiap klasis kurang lebih melaporkan 100 orang lebih untuk datang ke Waisai. Bayangkan jumlahnya. Apalagi ini ada 45 Klasis yang datang,” ujar Ketua BP Am Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Albert Yoku, S.Th.

Terkait dana hibah tersebut, Ketua BP Am Sinode GKI di tanah Papua, Pdt. Albert Yoku, S.Th menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada bupati, wakil bupati, anggota DPRD Raja Ampat serta seluruh masyarakat Raja Ampat yang telah memberikan dukungan finansial bagi suksesnya pelaksanaan sidang sinode.

Dikatanya, dana hibah sebesar Rp. 10 milir tersebut merupakan sejarah baru di  GKI Tanah Papua, dimana pemerintah daerah menyerahkan bantuan hingga Rp. 10 Miliar. “Ini adalah sejarah baru bagi GKI di Tanah Papua, dan kami akan catat ini dalam lembar sejarah perjalanan GKI bahwa Pemda Raja Ampat tercatat sebagai pemerintah daerah yang memberikan sumbangan terbesar selama pelaksanaan sidang sinode di tanah Papua,” ujar Pdt. Albert Yoku, S.Th.  

Pdt. Albert Yoku, S.Th mengharapkan agar panitia pelaksanaan dapat menggunakan dana itu dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

Penyerahan dana hibah tersebut disaksikan Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas, S.Pi, M.Si, Kapolres Raja Ampat, Mario Siregar, Ketua Umum Panitia Pelaksana Sidang Sinode Ke-17 GKI di Tanah Papua tahun 2017, Drs. Marcus Wanma, M.Si serta seluruh pejabat di lingkungan pemda Raja Ampat dan utusan tokoh agama dan paguyuban di Waisai-Raja Ampat. (by. Petrus Rabu)

 

Tag SINODE GKI DI TANAH PAPUA Wakil Bupati Raja Ampat BUPATI RAJA AMPAT BUPATI RAJA AMPAT raja ampat waisai

Tentang Penulis

Petrus Rabu
Petrus Rabu

Staf di Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Indonesia